Selasa, 04 Oktober 2011

Terminasi Tidur

Terminasi Tidur
Terminasi berarti keluar dari trance, terkadang klien menginginkan terminasi dalam keadaan tidur sesungguhnya. Terminasi Tidur biasanya dipakai untuk mengatasi insomnia, kelelahan psikologis dan berbagai jenis kesulitan istirahat. Tekniknya hampir sama dengan Terminasi Bertahap hanya saja klien diberi waktu untuk tidur sesungguhnya.
"Saya hitung mundur dari lima sampai satu
Tepat pada hitungan ke satu nanti, anda lanjutkan pada kondisi tidur yang sesungguhnya sampai saya bangunkan anda
Saya mulai hitung
Lima, anda biarkan seluruh tubuh dan pikiran anda beristirahat secara sempurna
Empat, anda hanya mempedulikan rasa nyaman yang anda rasakan saat ini
Tiga, abaikan lingkungan anda dan masuki alam tidur yang lebih dalam
Dua, tepat pada hitungan berikutnya anda lanjutkan pada tidur yang sesungguhnya sampai saya bangunkan anda
Anda tertidur pulas pada tepat hitungan berikutnya
Satu, tidurlah sekarang
Semakin lelap, semakin pulas"
Klien yang mengalami Terminasi Tidur bisa dibangunkan pada waktu yang disepakati atau juga bisa anda biarkan hingga pada saatnya pasti terbangun dengan sendirinya. Jika ingin membangunkan klien katakanlah :

"Anda sudah cukup beristirahat
Tidur yang anda alami tadi memberikan manfaat yang sama seperti tidur normal anda di malam hari"

(lanjutkan dengan skrip Terminasi Bertahap)
Jika klien tidak merespon / rapport terputus berarti klien sudah tertidur lelap. Untuk bisa menjalin rapport lagi anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini :
* Meniup-niup lembut kelopak mata klien
* Memegang dan menggoyang lembut tangan klien
* Mengulangi terminasi dengan suara yang lebih keras dan tegas
Semua hal diatas dilakukan sampai rapport terjalin kembali atau klien bisa merespon lagi kalimat anda. Seandainya klien tetap tidak mau terbangun, anda bisa membiarkan klien tertidur karena pada saatnya nanti klien pasti terbangun sendiri sama seperti ketika mengalami tidur normal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar